Untuk
mengorek mesin 4-tak tidak perlu rumus yang susah. Berikut ada formula
yang mudah dipahami. Diambil dari buku How To Build, Modify & Power
Tune. Buku dari karangan Peter Burgess & David Gollan.
Pertama diperhatikan ukuran diameter silinder atau seher yang digunakan. Misalnya di Yamaha Mio 130 cc dengan seher 53,3 mm.
Mulai menentukan diameter klep isap. Ini tergantung dari ruang bakar
yang digunakan. Kalau model hemi atau dome biasa, diameter klep isap
yaitu 0,55 x diameter seher.
Kalo diameter seher 53,5 dikalikan 0,55 = 53,5 x 0,55 = 29,4 mm. Lumayan sangat besar karena ruang bakar domes.
Tapi, kalau menggunakan ruang bakar bathub atau macam bak mandi,
diameter klep isap yaitu 0,5 x diameter seher. Jadi, 53,5 x 0,5 = 26,75
mm.
Tinggal menentukan Inlet Port atau diameter lubang isap. Dari gambar bisa dilihat, besarnya yaitu 0,8 x diameter klep isap.
Kalau kita menggunakan ruang bakar model bathub dengan klep isap
26,75 mm, maka lubang isap yaitu 0,8 x 26,75 mm= 21,4 mm. Sangat kecil,
peak power berada di rpm rendah.
MOTOR PLUS

No comments:
Post a Comment